Di momen kemerdekaan kemarin, potongan puisi Mata Luka Sengkon Karta yang dibacakan oleh Peri Sandhi Huizche banyak diunggah kembali di sosial media TikTok. "Bung Karno diganti pak Harto/Dengan dalih keamanan Negara/Pembantaian enam jendral satu perwira/Enam jam dalam satu malam," ucap Peri Sandhi Huizche, menyentil Peristiwa G30 S/PKI Pengorbanan- Siti Halimah. 13. Tanah Tumpah Darahku. 14. Indonesiaku - Gufron Nawawi. 15. Hari Kemenangan Indonesia- Ade Yulfani. Perayaan 17 Agustus adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia merayakan HUT ke-78 RI dengan mengikuti berbagai macam lomba, salah satunya adalah lomba membaca puisi. Oleh : Sutardji Calzoum Bachri. Tanah airmata tanah tumpah dukaku. mata air airmata kami. airmata tanah air kami. di sinilah kami berdiri. menyanyikan airmata kami. di balik gembur subur tanahmu. kami simpan perih kami. di balik etalase megah gedung-gedungmu. 2. Puisi tentang Hari Pahlawan 3 Bait. Judul : Kerinduan Pertiwi. Ibu pertiwi kini berlinangan air mata Menyaksikan hasil perjuangan yang tak terperi Diinjak-injak oleh generasi terkini Siapa hati yang tak pilu karenanya. Tanah airmu mengering Tak lagi terbasahi darah perjuanganmu Yang dahulu meresap ke dalam tanah airmu Kini gersang tak Tanah airmata tanah tumpah darahku. Mata air airmata kami. Air mata tanah air kami. Di sinilah kami berdiri. Menyanyikan airmata kami. Dibalik gembur subur tanahmu. Kami simpan perih kami. Dibalik etalase megah gedung-gedungmu. Kami coba sembunyikan derita kami. Kami coba simpan nestapa. Kami coba kuburkan duka lara. Tapi perih tak bisa Puisi Tanah Air Mata di atas adalah salah satu puisi Tarji yang dihasilkan setelah kumpulan puisi O, Amuk Kapak.Ikranegara menyampaikan puisi-puisi yang terkumpul dalam O, Amuk Kapak menampilkan potret anak manusia sebagai pribadi secara umum. Sedangkan puisi setelah itu potret manusia adalah masyarakat. Malah terdapat pesan moral. MHvPD.

teks puisi tanah air mata