Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui konsentrasi POC yang tepat untuk pertumbuhan dan produksi bawang merah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 6 perlakuan konsentrasi, P0 = 100 % pupuk inorganik (Kontrol), P1 = 50% pupuk inorganik 50 % + 2 mL L -1 POC, P2 = 50% pupuk inorganik + 4 mL L-1 POC, P3 = 50% pupuk inorganik Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berbagai dosis pupuk KCl dan pemangkasan buah dapat meningkatkan jumlah berat per buah, diameter buah, berat per tanaman dan berat buah per plot, tetapi tidak berpengaruh terhadap kadar sukrosa buah semangka. pemberian dosis pupuk KCl 70 g/tanaman dengan menyisakan 2 buah/tanaman merupakan dosis Presentase hidup bawang merah pada dosis 0 Gy sebesar 100%, dosis 3 Gy sebesar 96%, dosis 6 Gy sebesar 92%, dosis 9 Gy sebesar 20%, dosis 12 Gy sebesar 0% dan dosis 15 Gy sebesar 0%. Karakter Fisiologi dan Pendugaan Heritabilitas Tanaman M1 Bawang Merah (Alfariatna et al.) 21 Tabel 1. Analisis ragam dan nilai harapan untuk tanaman bawang merah Shallot is an essential vegetable commodity in Indonesia. In north of Sumatera, shallot yield has decreased each year. Low production of shallot Indonesia one of them due to the application of cultivation technology. One way to increase the kandang sapi dan pupuk Urea terhadap tinggi tanaman bawang merah dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Rataan Tinggi Tanaman Bawang Merah terhadap Pukan Sapi dan Pupuk Urea Umur Pengamatan 6 MST S/U U 1 U 2 U 3 Rataan S 0 26,86 26,54 26,81 26,74 S 1 26,59 26,89 27,24 26,91 S 2 26,62 26,68 27,58 26,96 tinggi tanaman bawang merah. Rata-rata tinggi tanaman bawang merah setelah dilakukan uji lanjut dengan uji jarak berganda ’XQFDQ¶V pada taraf 5% dapat dilihat pada Tabel 1. Kombinasi Trichokompos jerami padi 30 ton/ha dan pupuk Kalium 300 kg/ha menghasilkan tinggi tanaman bawang merah yang berbeda nyata ml8cg6.

dosis pupuk kcl untuk bawang merah